Semangat kedisiplinan, keteguhan, dan jiwa kepemimpinan terpancar dalam pelaksanaan Pelantikan Paskibra Assyifa Boarding School Tahun 2026 yang digelar pada Kamis, 9 April 2026 di lingkungan Kampus Assyifa. Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30–14.45 WIB ini menjadi momen penting bagi para siswa yang telah menempuh proses panjang pembinaan dan pelatihan.
Sebanyak 17 Calon Paskibra (Capas) dari kelas VII dan VIII SMP Plus Assyifa mengikuti proses pembinaan, namun pada pelantikan ini 14 siswa hadir dan resmi dilantik. Upacara berlangsung khidmat dengan susunan petugas yang seluruhnya merupakan siswa, mencerminkan kemandirian dan kesiapan mereka dalam menjalankan tanggung jawab.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bapak Daud Pandika, S.Pd., Gr., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, mewakili Kepala SMP Plus Assyifa, Ibu Risma Novarindawati, S.Pd., Gr., yang berhalangan hadir karena agenda dinas. Dalam prosesi tersebut, beliau secara langsung melantik para anggota Paskibra yang telah dinyatakan siap mengemban amanah.
Upacara berlangsung tertib dengan petugas yang terdiri dari:
- Pemimpin Upacara: Auni Fauziyyah Ramadhanti
- Pembawa Acara: Naila Fauziah
- Pembawa Bendera: Devi Oktaviani
- Pembaca Doa: Nafisa Azkia Ramadani
- Pembawa Baki: Shintia Nur Apriliasari
- Dirigen: Ayu Sri Muyani
Dalam amanatnya, Bapak Daud Pandika menyampaikan bahwa menjadi anggota Paskibra bukan sekadar menjalankan tugas pengibaran bendera, tetapi merupakan bentuk pengabdian dan tanggung jawab sebagai pelajar.
“Paskibra adalah simbol kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan. Kalian bukan hanya dilatih untuk baris-berbaris, tetapi juga dilatih untuk menjadi pribadi yang kuat, berkarakter, dan mampu menjadi teladan bagi teman-temannya,” ungkap beliau.
Beliau juga menekankan bahwa nilai-nilai yang diperoleh selama proses latihan harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Kegiatan pelantikan ini turut dihadiri oleh Bapak Hopip Abdul Rohman, S.Ag., Gr., selaku Pembina Paskibra Assyifa, yang selama ini mendampingi proses pembinaan siswa. Dalam tanggapannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kesungguhan para siswa dalam mengikuti proses latihan.
Menurutnya, proses pembinaan Paskibra tidaklah singkat. Para Capas telah mengikuti pendidikan dan pelatihan selama kurang lebih 4 bulan, dengan jadwal latihan rutin setiap Senin hingga Rabu selama 45–55 menit setiap harinya.
Koordinator Satuan (Korsat) Paskibra SMP Plus Assyifa, Naila Fauziah, juga menyampaikan bahwa konsistensi latihan menjadi tantangan tersendiri, mengingat para siswa harus membagi waktu antara kegiatan sekolah dan kegiatan pesantren.
“Latihan dilaksanakan setelah kegiatan belajar, dan para Capas langsung melanjutkan dengan kegiatan mengaji di pesantren. Hal ini melatih kedisiplinan, manajemen waktu, serta komitmen mereka,” jelasnya.
Lebih dari sekadar kegiatan ekstrakurikuler, Paskibra merupakan wadah pembinaan yang memiliki tujuan strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa nasionalisme, serta mampu bekerja sama dalam tim. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga dibentuk mental, karakter, serta sikap kepemimpinan yang kuat.
Prosesi pelantikan menjadi puncak dari perjalanan latihan yang penuh komitmen. Suasana haru dan bangga menyelimuti para peserta saat mereka resmi menyandang status sebagai anggota Paskibra Assyifa Tahun 2026.
Dengan pelantikan ini, diharapkan para anggota Paskibra dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, menjadi teladan bagi siswa lainnya, serta mampu membawa nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan dalam setiap aktivitasnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membentuk karakter siswa yang tangguh, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan sekolah maupun kehidupan bermasyarakat.


Tuliskan Komentar Anda