Keluarga besar Assyifa Boarding School kembali memulai kegiatan pembelajaran pada Senin, 30 Maret 2026 setelah libur panjang Ramadan dan Idulfitri. Kegiatan hari pertama masuk sekolah ini dilaksanakan dengan mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2 Tahun 2026 yang menekankan bahwa hari pertama sekolah setelah libur panjang difokuskan pada penguatan karakter, penyesuaian diri, serta penciptaan suasana belajar yang positif.
Sejalan dengan arahan tersebut, Assyifa Boarding School mengawali kegiatan dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan melalui doa bersama, kegiatan silaturahmi (halal bihalal), serta motivasi belajar. Pendekatan ini dilakukan untuk membantu siswa beradaptasi kembali dengan lingkungan sekolah tanpa tekanan akademik yang berat di hari pertama.
Di masing-masing kelas, para siswa dibimbing oleh wali kelas melalui berbagai kegiatan yang interaktif dan reflektif, seperti diskusi ringan, berbagi pengalaman selama liburan, serta kegiatan ice breaking. Suasana kelas yang cair dan komunikatif ini menjadi sarana untuk membangun kembali kedekatan antarsiswa sekaligus menumbuhkan kesiapan mental dalam menghadapi kegiatan belajar ke depan.
Kepala SMA Plus Assyifa, Bapak Bangbang Bahrul Mutakin, M.Pd., Gr., dalam arahannya menyampaikan bahwa momentum kembali ke sekolah setelah Ramadan harus dimanfaatkan sebagai titik awal untuk membangun kembali semangat belajar, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai pelajar. Beliau juga mengingatkan kepada siswa kelas XII yang akan melaksanakan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) pada tanggal 6–11 April 2026, serta siswa kelas IX yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada tanggal 8–9 April 2026, agar mulai mempersiapkan diri secara optimal.
Selain itu, beliau juga mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama menjaga dan merawat lingkungan sekolah agar tetap bersih, nyaman, dan kondusif sebagai tempat belajar. Lingkungan yang tertib dan terjaga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi motivasi belajar yang disampaikan oleh Hopip Abdul Rohman, S.Ag., Gr., yang mengajak siswa untuk memaknai kembali esensi Idulfitri sebagai momentum peningkatan kualitas diri. Dalam penyampaiannya, beliau mengutip pesan dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib:
"Laysa al-'id liman labisal jadid. Wa lakinnal 'id liman tha'athuhu tazid. Wa laysa al-'id liman tajmal al-libas wal al-markub. Innamal 'id liman gufirat lahu al-dzunub."
Yang bermakna bahwa Idulfitri bukan sekadar tentang penampilan baru, melainkan tentang peningkatan ketaatan dan keberhasilan dalam memperbaiki diri.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, hari pertama masuk sekolah di Assyifa Boarding School tidak hanya menjadi awal dimulainya kembali aktivitas belajar, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangun semangat baru, memperkuat kebersamaan, serta menanamkan kembali nilai-nilai positif yang telah dibangun selama bulan Ramadan.
Dengan suasana yang kondusif, pendekatan yang humanis, serta dukungan dari seluruh guru dan tenaga kependidikan, diharapkan seluruh siswa dapat kembali menjalani proses pembelajaran dengan semangat, disiplin, dan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan ke depan.

