Suasana penuh keseriusan dan ketertiban tampak di lingkungan SMP Plus Assyifa saat siswa kelas IX mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dilaksanakan pada Rabu–Kamis, 8–9 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pemetaan capaian belajar siswa sekaligus mengukur kesiapan mereka dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Pelaksanaan TKA mengacu pada kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Surat Edaran Nomor 0301/C/HK.04.01/2026, yang menetapkan bahwa TKA merupakan asesmen berbasis komputer untuk pemetaan mutu pendidikan, pengukuran hasil belajar individu, serta sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi jalur prestasi pada PPDB. Secara nasional, TKA jenjang SMP dilaksanakan pada rentang waktu 6–16 April 2026, dengan fokus pada kemampuan literasi bahasa dan numerasi.
Sejalan dengan informasi terbaru yang diumumkan oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, pelaksanaan TKA disusun dalam dua hari dengan struktur kegiatan sebagai berikut:
Hari Pertama:
- Latihan: 10 menit
- Matematika dan Numerasi: 30 soal (75 menit)
- Survei Karakter: 20 menit
Hari Kedua:
- Latihan: 10 menit
- Bahasa Indonesia dan Literasi: 30 soal (75 menit)
- Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar): 20 menit
Struktur ini dirancang tidak hanya untuk mengukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga untuk memotret karakter serta lingkungan belajar sebagai bagian dari evaluasi pendidikan yang lebih komprehensif.
Di SMP Plus Assyifa, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX, yaitu kelas 9A (33 siswa putri) dan kelas 9B (34 siswa putra). Pelaksanaan dibagi ke dalam empat sesi guna menjaga efektivitas dan ketertiban:
- Sesi 1 (07.00–08.45 WIB) – 17 peserta putra
- Sesi 2 (09.15–11.00 WIB) – 17 peserta putra
- Sesi 3 (11.30–13.15 WIB) – 17 peserta putri
- Sesi 4 (13.45–15.30 WIB) – 16 peserta putri
Pelaksanaan ujian berbasis komputer ini didukung oleh sistem yang terkelola dengan baik. Widi Hanif Sidik, S.M. bertugas sebagai proktor, sementara Agus Hadian Rahmat, S.Pd. sebagai teknisi memastikan seluruh perangkat dan jaringan berjalan optimal selama kegiatan berlangsung.
Untuk menjaga integritas pelaksanaan, pengawasan dilakukan secara silang dengan SMPN 5 Cikalong. Pada hari pertama, pengawasan dilakukan oleh Bapak Salis Setia Budi, dan pada hari kedua oleh Bapak Elang Munggaran S., sehingga pelaksanaan ujian berlangsung objektif dan sesuai prosedur.
Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan TKA di SMP Plus Assyifa juga mendapatkan perhatian langsung melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini diwakili oleh Bapak Asep Tatan Rifai, S.Pd., M.Pd., selaku Kasi Sarana dan Prasarana Bidang SD, berdasarkan Surat Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Nomor 400.3.5/6571/SMP/2026 tertanggal 5 April 2026.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, pelaksanaan TKA di SMP Plus Assyifa mendapatkan respon positif. Tim monev menilai bahwa pelaksanaan ujian telah berjalan dengan tertib, terstruktur, serta didukung oleh kesiapan sarana dan prasarana yang memadai. Kesiapan panitia, kedisiplinan peserta, serta pengelolaan teknis ujian berbasis komputer dinilai telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Kegiatan ini juga didukung oleh panitia penyelenggara yang diketuai oleh Hopip Abdul Rohman, S.Ag., Gr., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP, dengan penanggung jawab kegiatan Ibu Risma Novarindawati, S.Pd., Gr., selaku Kepala SMP Plus Assyifa.
Dalam tanggapannya, Ibu Risma Novarindawati menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA bukan hanya sekadar evaluasi akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun budaya belajar yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Beliau berharap hasil TKA yang akan diumumkan secara nasional pada 24 Mei 2026 dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai capaian belajar siswa, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pembelajaran ke depan.
Dengan pelaksanaan yang tertib, dukungan sarana yang memadai, serta pengawasan yang objektif, kegiatan TKA di SMP Plus Assyifa tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga mencerminkan kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.

-500x281.webp)
Tuliskan Komentar Anda